Rabu, 17 Agustus 2016

Jenis-jenis Keamanan Jaringan



Menurut David Icove, dilihat dari lubang keamanan yang ada pada suatu sistem, keamanan yang ada pada suatu sistem, keamanan dapat diklafikasikan menjadi empat macam seperti yang akan diuraikan berikut.


      Keamanan Fisik (Physical Security)
Suatu kemanan yang meliputi seluruh sistem beserta peralatan, peripheral, dan media yang digunakan. Biasanya seorang penyerang akan melakukan segala macam cara untuk masuk pada sistem tersebut. Biasanya mereka akan melakukan wiretapping atau hal-hal yang berhubungan dengan akses melalui kabel pada jaringan.
Jika mereka tidak berhasil masuk pada sistem, maka Denial Of`Service Attack menjadi pilihan, sehingga semua Service yang digunakan oleh komputer target tidak mampu bekerja. Sedangkan cara kerja Denial Of`Service biasanya mematikan service apa saja yang sedang berjalan atau membanjiri jaringan tersebut dengan pesan-pesan yang sangat banyak jumlahnya. Secara sederhana Denial Of`Servicememanfaatkan celah lubang keamanan pada protokol TCP/IP yang dikenal dengan Syn flood, yaitu sistem target yang dituju  akan dibanjiri oleh permintaan yang sangat banyak jumlahnya (Flooding), sehingga akses jaringan menjadi sibuk. Dengan adanya banyak permintaan pada jaringan, otomatis kinerja dari komputer (processor dan RAM) menjadi tinggi. Karena tidak mampu menerima permintaan yang begitu banyak, maka sistem pada komputer tersebut akan crash dan menjadi hang.
     Di samping kedua cara di atas, ada cara lain untuk memdapatkan informasi yang mereka butuhkan, yaitu dengan mendatangi tempat pembuangam sampah pada perusahaan tempat sistem yang menjadi target berada. Ini ditujukan untuk mengumpulkan berkas-berkas semua informasi tentang keamanan sistem gtarget (manual book atau coretan password yang belum sempat dimusnakan) oleh perusahaan tersebut.
·         Keamanan Data dan Media
Pada keamanan ini penyerang akan memanfaatkan kelemahan yang ada pada software yang digunakan untuk mengolah data. Biasanya penyerang akan memasukkan virus pada komputer target. Caranya dengan mengirim virus melalui fasilitas attachment pada email. Hal ini tentu tidak menimbulkan kecurigaan pengguna jaringan saat membuka email tersebut.
Cara yang lain adalah dengan memasang backdoor atau trojan horse pada sistem target. Tujuannya untuk mendapatkandan mengumpulkan informasi berupa password administrator. Password tersebut nantinya digunakan untuk masuk pada account administrator.
·         Keamanan Dari Pihak Luar
Memanfaatkan faktor kelemahan atau kecerobohan dari orang yang berpengaruh (mempunyai hak akses ) merupakan salah satu tindakan yang diambil oleh seorang hacker maupun cracker untuk dapat masuk pada sistem yang menjadi targetnya. Hal ini biasanya disebutsocial engineering.
Social engineering merupakan tingkatan tertinggi dalam duniahacking maupun crackingi. Aktivitas ini harus dilakukan oleh orang-orang berpengalaman yang telah lama mengeluti bidang tersebut. Biasanya cara ini diambil setelah semua cara tidak berhasil dilakukan untuk memasuki sistem yang diincar.
Biasanya orang yang melakukan social engineering akan menyamar sebagai orang yang memakai sistem dan lupa password, sehingga akan meminta kepada orang yang memiliki akssses pada sistem untuk mengubah atau mengganti password yang akan digunakan untuk memasuki sistem tersebut.
·         Keamanan Dalam Operasi
keamanan dalam operasi merupakan salah satu prosedur untuk mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan sistem keamanan pasca serangan. Dengan demikian sistem tersebut dapat berjalan baik atau menjadi normal kembali. Biasanya para penyerang akan menghapus seluruh log-log yang tertinggal pada sistem target (log clening) setelah melakukan serangan.

Minggu, 07 Agustus 2016

Cara Krimping Kabel LAN

KRIMPING KABEL UTP STRAIGHT dan CROSS


Untuk membuat kabel UTP kita harus mempunyai alat-alat sebagai berikut :
  • Tank Crimping
  • Kabel UTP
  • Konektor RJ-45
  • Cable Tester
Tank Krimping
Tank krimping adalah alat untuk memotong kabel UTP dan untuk menjepit ujung konektor,dan ini sangat penting sekali bagi kita yang ingin belajar cara mengkrimping kabel,alat ini bentuknya hampir sama dengan Tank biasa yang sering kita lihat atau temui. Dan di bawah ini adalah gambar tank crimping :
Kabel UTP
Kabel UTP perlu kita gunakan untuk saling menyalurkan jaringan internet,dan di dalam kabel UTP ini di dalamnya ada 8 helai kabel kecil yang berwarna-warni,dan ini warna kabel kecil yang ada di dalam kabel UTP :
URUTAN-URUTAN KABEL UTP
Berikut ini adalah urutan pengabelan Straight :
Ujung A
1. Putih Orange
2. Orange
3. Putih Hijau
4. Biru
5. Putih Biru
6. Hijau
7. Putih Coklat
8. Coklat
Ujung B
1. Putih Orange
2. Orange
3. Putih Hijau
4. Biru
5. Putih Biru
6. Hijau
7. Putih Coklat
8. Coklat
Berikut ini adalah urutan pengabelan Cross :
Ujung A
1. Putih Orange
2. Orange
3. Putih Hijau
4. Biru
5. Putih Biru
6. Hijau
7. Putih Coklat
8. Coklat
Ujung B
1. Putih Hijau
2. Hijau
3. Putih Orange
4. Biru
5. Putih Biru
6. Orange
7. Putih Coklat
8. Coklat
Konektor RJ 45
Konektor adalah peripheral yang kita pasang pada ujung kabel UTP tujuanya agar kabel dapat kita pasang pada port LAN. Kita harus mempunyai konektor RJ-45 untuk dipasangkan pada ujung kabel UTP. dan alat ini sangat berguna sekali.
Cable Tester
Cable Tester adalah alat untuk menguji hasil krimpingan kita,tapi kalau krimpingan kita salah maka lampu di Cable Tester ini tidak akan menyala dan kalau hasil krimpingan kita sudah benar maka lampu di Cable Tester akan menyala dengan otomatis,jadi alat ini sangan berguna bagi kita untuk mengetahui hasil krimpingan kita,di bawah ini contoh gambar Cable Tester:
Praktek membuat kabel Straight
  1. Kupas bagian ujung kabel UTP, kira-kira 2 cm
  2. Buka pilinan kabel, luruskan dan urutankan kabel sesuai standar TIA/EIA 368B
  3. Setelah urutannya sesuai standar, potong dan ratakan ujung kabel,
  4. Masukan kabel yang sudah lurus dan sejajar tersebut ke dalam konektor RJ-45, dan pastikan semua kabel posisinya sudah benar.
  5. Lakukan crimping menggunakan crimping tools, tekan crimping tool dan pastikan semua pin (kuningan) pada konektor RJ-45 sudah “menggigit” tiap-tiap kabel.
  6. Setelah selesai pada ujung yang satu, lakukan lagi pada ujung yang lain
  7. Langkah terakhir adalah menge-cek kabel yang sudah kita buat tadi dengan menggunakan LAN tester, caranya masukan masing-masing ujung kabel (konektor RJ-45) ke masing2 port yang tersedia pada LAN tester, nyalakan dan pastikan semua lampu LED menyala sesuai dengan urutan kabel yang kita buat.
  8. Dibawah ini adalah contoh ujung kabel UTP yang telah terpasang konektor RJ-45 dengan benar, selubung kabel (warna biru) ikut masuk kedalam konektor, urutan kabel dari kiri ke kanan (pada gambar dibawah ini urutan pin kabel dimulai dari atas ke bawah).
Demikian cara membuat kabel lan tipe cross dan straight beserta alat-alat yang dibutuhkan untuk membuat kabel LAN. Semoga artikel ini bermanaat buat yang sedang membangun LAN.